Selasa, 13 September 2011

Abdullah Bin Salam Radhiyallahu ‘Anhu


Abdullah bin Salam adalah orang yang masuk Islam pada waktu Rosululloh berhijrah dan datang ke Madinah, Pada waktu Rosululloh datang ke Madinah, Abdullah bin Salam berlari menuju Rosululloh dan bertanya kepada beliau, “Wahai Rosululloh, saya akan bertanya kepada Engkau tiga tanda yang tidak ada orang yang tahu kecuali nabi saja, Apa tanda-tanda kiamat yang pertama, apa yang dimakan penghuni surga pertama kali dan dari mana seorang anak menyerupai ayah dan ibunya? Rosululloh menjawab, “Tanda-tanda kiamat yang pertama adalah api muncul dari timur yang menggiring manusia ke barat, Yang dimakan penghuni surga pertama kali adalah hati ikan hiu, Adapun penyerupaan anak kepada ayah atau ibu, yaitu jika air mani membuahi atau datang lebih dulu dari sel telur maka akan keluar anak laki-laki, Dan jika sel telur membuahi atau datang lebih dulu dari air mani maka akan lahir anak perempuan.”
Setelah mendengar jawaban Rosululloh, Abdullah pun berkata, “Aku bersaksi tidak ada ilah selain Alloh dan Muhammad adalah utusan-Nya,” Abdullah kembali berkata, “Wahai Rosululloh, Yahudi adalah kaum yang pendusta, Sekiranya mereka tahu tentang keislamanku niscaya mereka mendustakan aku mengenai dirimu, Oleh karena itu silahkan Engkau kirim utusan kepada mereka tanya tentang aku, bagaimanakah Abdullah bin Salam itu?”
Kemudian Rosululloh pun mengirim utusan kepada mereka, Utusan itu bertanya kepada kaum Yahudi tentang Abdullah, Mereka menjawab, “Abdullah adalah orang yang paling baik, anak yang paling baik dan guru kami dan anak guru kami, Dia juga orang yang paling tahu tentang agama kami dan anak dari orang yang paling tahu agama kami,” Utusan itu bertanya lagi, “Bagaimana pendapat kalian jika dia masuk Islam, apakah kalian masuk juga?”Mereka menjawab, “Semoga Alloh jauhkan kami darinya,”
Tak lama kemudian Abdullah bin Salam keluar menuju ke hadapan mereka sambil mengucap dua kalimat syahadat,” Mendengar ucapan itu mereka menjawab, “Dia adalah orang yang buruk dan anak yang paling buruk dari kami, Begitu juga orang yang bodoh dan anak orang bodoh dari kami,” Setelah itu Abdullah berkata; “Perkara inilah yang saya takutkan dari mereka, Wahai Rosul, bukankah saya sudah memberi tahu bahwa Yahudi itu pendusta?” Demikianlah apa yang terjadi pada diri Abdullah bin Salam.
Maka Sungguh disayangkan kondisi umat Islam saat ini. Di antara kaum muslimin masih saja bingung mencari kebenaran. Sehingga di antara mereka mempercayai beberapa orang yang mengaku sebagai rasul dan mengikuti ajarannya. padahal Berakhirnya wahyu adalah dengan diutusnya Nabi Muhammad shallallahu ’alaihi wa sallamRosululloh shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,”Sesungguhnya risalah (wahyu) dan nubuwwah (kenabian) telah terputus, tidak ada Rosul dan Nabi sesudahku.”
Maka sungguh sangat sesat sekali orang-orang yang beranggapan boleh adanya nabi atau rasul setelah nabi yang terakhir dan penutup para nabi yaitu Rosululloh shallallahu ’alaihi wa sallam.
Semoga Alloh menjauhkan kita dari berbagai penyimpangan dan menunjuki kita untuk mengikuti jejak suri tauladan kita Rosululloh shallallahu ’alaihi wa sallam dan juga jejak generasi terbaik umat ini dari para sahabat dan tabi’in.
Kita pun dapat mengambil hikmah dari peristiwa tersebut bahwa kaum Yahudi adalah kaum pendusta, maka keharusan bagi kita adalah untuk berhati-hati dan memohon perlindungan kepada Alloh agar tidak mengikuti perbuatan buruk mereka sekecil apa pun, karena kaum Yahudi adalah orang-orang yang dimurkai oleh Alloh Azza wa Jalla, Wallahu a’lam…..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar